Kamis, 08 Desember 2011

DIY Alarm Ngompol

Memiliki anak merupakan karunia, orang tua mana yang tidak kasihan saat mengetahui anaknya yang masih bayi basah akibat "mengompol", terlebih lagi hal ini sering terjadi saat bayi & orang tuanya sedang tertidur.
Saat ini tersedia berbagai pilihan penggunaan "lampin" yang dapat menyerap ompol ketika bayi pipis, namun banyak kalangan yang merasa hal ini kurang natural & akan menjadikan iritasi jika kulit bayi memiliki sensitifitas tinggi terhadap material lain yang menempel pada permukaan kulitnya. Latar belakang tersebut memberikan ide penulis untuk mengembangkan apa yang ada disekitar kita menjadi lebih bermanfaat. Penulis menemukan ide "DIY ALARM BAYI NGOMPOL 4500 RUPIAH" hehehe...lucu dilihat sekilas...insyallah bermanfaat.
Foto-foto berikut adalah langkah sederhana:


BackBerry (Sepertinya sering denger....hehehe)
BackBerry tampak belakang...


BackBerry setelah dibongkar, tampak dalemannya...
Keypad, keypadboard, loudspeaker, tone generator, battery connection...


BackBerry keypadboard inilah yang kemudian kita sambungkan dengan beberapa sensor yang diletakkan di "external" casing, sehingga menjadi "peraba" sesuatu yang basah diluar casing....


BackBerry casing perlu dibuatkan lubang-lubang untuk penempatan sensor external...




Tampak kini BackBerry casing telah dipasang beberapa sensor external...


Detail sambungan kabel ke sensor external...


Finishing pekerjaan internal...


Produk Jadi hehehe....
* Jika ditempatkan disamping / sedekat mungkin dengan bayi...maka saat ada basah akan berbunyi "guk-guk-guk', atau Can I help You?, atau lagu tertentu yang tidak begitu jelas :(
* Jika disentuh (bahkan dengan jari tangan yang kering sekalipun)....akan tetap berbunyi....apalagi jika "kebanjiran (stttt....Desember, di Jakarta banyak terjadi banjir lho)"
* BackBerry tersebut dibeli Penulis pertengahan tahun 2011 dengan harga 4500 Rupiah sudah termasuk dengan Battery :) :)

========================================================================
NOTE:
Jika ada saran untuk pengembangan, silakan email ke: wawan@sbs-wellservices.com atau wawan.purwanto@yahoo.com
========================================================================

Jumat, 11 November 2011

Field Job

Diantara banyak field job, kali ini adalah yang paling unik...
Kami harus running Memory High Pressure High Temperature (EMR HPHT) yang mampu recording pressure & temperature dalam well hingga 10.000 Psi serta 300 degrees Celsius. Namun udara di sekeliling well sangatlah dingin... meskipun pernah tinggal sementara waktu di daerah dengan suhu rata-rata 09 degrees C pada siang hari... namun field job kali ini membuat tubuhku menggigil. Pada pukul 02.00 a.m suhu di luar mencapai 15 degrees C serta humidity 99%. Inilah yang membuat dingin menusuk tulang, belum lagi sering ditemani hujan & kabut sahabat sejati yang senantiasa menemani disaat-saat job. Ketinggian area well 2006 meter di atas permukaan laut inilah yang mengundang hawa dingin & kelembaban membeku...

Logging Truck... derumannya saat menanjak ... meraung-raung. Logging truck built in Amerika ini memang tangguh disegala medan. Di jalanan datar dan halus melesat cepat dikarenakan kelembaman yang dimilikinya...begitupun dijalanan kasar dia tetap mampu menerobos dengan garangnya. Meski dengan mesin V-305 HP, namun dikarenakan dilengkapi gearbox ber-ratio besar maka lahirlah torsi yang extra ruarrrbiasa besarr...


Ia melaju disekitar pohon cemara serta pohon teh disekelilingnya. Berlatar belakang geothermal power plant tampak dikejauhan...



Sesampainya di Field, serta semua step pekerjaan & prosedur safety telah dilalui... tiba saatnya well di flushing.... Suara steam bergemuruh awalnya 80-dB...namun kian lama hingga 115 dB....


Dimalam hari-nya (tepatnya pagi dini hari 01.56.00 a.m) kami POOH (pull out of hole) Pioneer Gauge PPS71 EMR HPHT... hati masih berdebar menunggu hasil download data serta mempersiapkan bahan interpretasi keesokan harinya di depan forum client...


Sedikit senyum mengobati lelah setelah semalaman RIH (running in hole)...



Pangalengan - mBandung
Indonesia...

========================================================================
NOTE:
Jika ada saran untuk pengembangan, silakan email ke: wawan@sbs-wellservices.com atau wawan.purwanto@yahoo.com
========================================================================